Langsung ke konten utama

lelah

sesaat hati merenung
menatap hangatnya mentari
menghirup segarnya embun pagi
merasakan sepoinya belaian angin
serasa sungguh sempurna berkah hari ini
untuk hidupku

namun ketika tiba-tiba hitam menutupi awan
gelegar petir menyeruakkan tanya
sungguh mengerikan hidup ini
gelap, sunyi dan melelahkan
terseok menyeret beban di pundak
sampai akhirnya terpuruk sendiri
di titik nadir hidup

15.10.10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

terimakasih

ah, bertumpuk rasa haru di dadaku tak kukira kau begitu berarti dalam hidupku hadir di saat aku terpuruk memeluk di saat aku tumbang memapah di saat aku goyah sungguh aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu selamanya terimakasih Tuhan, Kau pertemukan aku dengan dia

tak berdaya

aku berdiri di tepian hati menatap gemuruh dan degup jantungku yang kian riuh rendah tak menentu aku lambaikan tangan aku lompatkan tubuh aku teriakkan kata mencoba untuk menghentikan gemuruh itu namun itu tak ada hasilnya mereka tetap bertahta dengan sombongnya ternyata aku tak berdaya